Asal penamaan judul artikel ini tidak ada hubungannya dengan orang botak,namun ditekankan kepada orang yang berambut sedikit,pendek atau tidak memilikinya. Botak, hal inilah yang menjadi dasar penting pelecehan terhadap orang yang minim rambut, biasanya atas dasar style,takdir,salah potong rambut, atau rambutnya tidak mau tubuh di kepalanya orang itu jadi botak. Dalam tulisan ini saya menguntip mengenai botak yang sudah ditakdirkan botak, rambut haram tumbuh di jidatnya maksudnya di atas kepalanya. entah mengapa penerimaan orang botak yang satu ini sangat sulit apabila ia ingin membeli sampo yang bisa jadi akan menjadi objek hinaan, padahal sampo iya gunakan untuk bulu ketek lebatnya. "Mba beli sampo Cle*** dua buah". Mba Warung "duh, si ujang ini udah gak punya rambut masih beli sampo hemat uang lah" pembong 1 "Wah, iya lu kan botak biar beli sampo pun gak mungkin bakalan numbuhin rambut lu" pembohong 2 "Mungkin dia hanya ingin bahwa hanya dengan sampolah dirinya yang botak bisa merasakan kenikmatan orang yang berambut, berjalan bagaikan angin, topan menyerbu daratan, bunga melati tumbuh indah di got, air beriak tanda tak dalam."""""1945"kalimat lagi"" (maaf orang ini memang terlalu puitis setiap katanya mengandung makna yang tidak bisa orang lain mengerti bahkan dirinya pun sendiri)". Nah, inilah hinaan yang selalu orang botak yang ditakdirkan botak terima apalagi ketika iya mau membeli sampo. Memang saya pun tak habis pikir mengapa botak memang istilah yang umum di tengah masyarakat kita ini, apabila ada orang yang botak, pastilah dia akan menjadi objek hinaan pertama diantara orang yang tidak mempunyai bulu ketiak,hidung,kaki dan bulu-buluan yang lain. Padahal banyak sejumlah kalangan ahli rambut yang menilai bahwa botak itu pastinya akan menghemat keuangan(hemat membeli sampo). Memang ini derita bukannya hanya botak yang sudah jadi botak, Dalam faktor ekonomi, jika botak di kalangan ekonomi lemah,terbatas serba kurang botak pasti akan menjadi objek cemoohan,hinaan,asusila,karnibalisme,oh maaf terlalu berlebihan, coba lihat apabila botak yang berada dikalangan ekonomi yang mapan,papan,sandang serba cukup atau artis sekalipun seperti Zidane banyak orang yang berbicara,wauww bukan wakwau, cool,keren, hoki,enggak bisa neghina soalnya bos gua".
Sob, inilah beberapa rangkainya Botak The Undertaker yang selalu iya terima apabila iya bergaul di masyarakat sekitar, Undertaker hari dimana botak kembali dari kegundahan dan melangkah maju dari botak yang ditakdirkan botak. Botak The "Undertaker" iyalah botak yang tetap percaya diri walupun iya botak namun dengan kebotakannya itu iya tidak mempermasalahkannya. Memang sob, kita tidak nilai botaknya namun bagaimana bila dirinya botak atau ditakdirkan botak ia tetap pede dan percaya diri ketika ia bergaul di lingkungannya. Seolah botak yang iya miliki bukan apa-apa hanya aksesoris yang pencipta pasang yang siapa tau itu memiliki rahasia dibalik itu semua.
Membangun kepercayaan itu penting sob bukan hanya botak sekalipun biapun kita tidak botak kita harus melangkah maju , dan mewujudkan mimpi yang tinggi seolah rintangan, dan ujian yang menghadap kita jadikan sebagai sebuah upaya yang kita dapatkn dan yang Allah berikan untuk membuat kita lebih siap lagi dan lebih baik lagi, Allah pasti akan menguji setiap makhluknya sebagai dasar seberapa kuat keimanan kepadanya. Nah, sob itulah mengapa rasa percaya diri itu penting kita miliki biarpun orang menghina kita, mencemooh kita namun itu hanya hembusan angin yang cepat laun akan menghilang, tak usah kita seriusi, fokus saja pada tujuan dan impian kita. Ya, sob penulis pun terus selalu melatih kepercayaan dirinya, contohnya kesiapan mimin dalam menulis artikel gak jelas ini. Oekey layau biasakan kepercayaan diri itu melekat pada kalian karna hanya dengan itulah kesuksesan besar akan kalian capai."Kenali diri, Gali Potensi,Percaya diri dan Wujudkan Mimpi"

No comments:
Post a Comment