Friday, December 19, 2014

Ksatria Perubahan Part 1



"Pengorbanan"
Senja pagi menyinari seluruh dunia, awal dai sebuah hari yang terus beganti dengan malam menjadi penutupnya. Hembusan angin yang menyegarkan berirama meyusun rindangnya panorama alam yang subur dan tentram semua keresahan seakan hilang  yang ada dalam hati yang risau, Burung-burung terus berkicau seolah menandakan keceriaan yang terus terpapar oleh Ribuan pohon yang berfungsi sebagai penyeimbang alam. Lautan yang luas menunjung keberkahan yang diberikan maha kuasa dan birunya air melambangkan kesucian yang terus terpancar. Sungguh indah negeri ini. Maha Kuasa rupanya terlah meanugerahkannya sebagai rasa syukur kepada negeri ini. Inilah potret dari desa Khalifans yang dianugerahkan segala macam kesejahteraan dan kesuburan tanah yang dimiliki, tak seorang pun menghiraukan tanah ini, apabila ada seseorang yang datang ke desa ini tak mau kembali ke tempat asalnya. Pemimipin Nya pun selalu berlaku adil pada semua  orang dan tak membedakan derajat kasta yang dimiliki warganya, Apabila ada seseorang yang salah atau melanggar aturan , maka iya tak segan-segan untuk menghukumnya tak mebedakan jabatan,keluarga atau temannya sendiri, Menurutnya siapa yang bersalah pasti mendapatkan hukuman. Desa Khalifans adalah desa besar yang telah menaungi banyak wilayah , memang melihat ini bisa dikatakan bukan perdesaan, betapa luasnya desa ini, seolah-olah banyak kerajaan yang ingin menaklukannya, apabalagi ditambah dengan kesuburan tanah nya pasti semua raja akan berfikir keras demi menggengam desa ini. Pemimpin dari Desa ini bernama Asgan Sang pendiri desa Khalifans, iya membangunnya dengan susah payah dan luluh rentah dari awal  hingga menjadi desa yang besar dan demi terciptanya desa yang tentram dan nyaman untuk ditinggali. Ia mempunyai seorang anak dari hasil pernikahannya dengan Elina, seorang putri dari kerjaan Moul. Namun, Elina mati ketika melahirkan Aslan putranya, kegembiraan dan kesedihan hati Asgan pun menyelimutinya. Jadi, Ia harus membesarkan Aslan seorang diri, menjadi seorang Ayah sekalihus seorang ibu yang merawat Aslan kecil.

Namun, sayang masa kepemimpinannya berlangsung singkat hanya sekitar enam tahun. Mala petaka menghampiri desa Khalifans oleh penyerbuan pasukan Prajurit Hitam, Asgan mati terbunuh oleh Kapitania seorang Pemimpin prajurit Hitam ,ia mati sebagai seorang pahlawan desa dan namanya tercantum di monument batu kebesaran yang di buat di perantaran desa. Ia pula yang mampu menghentikan kebengisan parajurit hitam dan menyegelnya di sebuah hutan terlarang jauh dari desanya sebelum ia mengembuskan nafas terkhirnya ia menitipkan sebuah pesan kepada Asan adik sekaligus pendamping Asgan ketika membangun desa.

“Uhh, Adikku Asan, rupanya waktuku tak lama lagi. Kutitipkan Aslan padamu jaga dan rawatlah dia hingga menjadi penerus kepemimpinan desa ini, ajarilah dia cara kepemimipinan dan seni bertarung, dan ingatlah ini, Kapitans pasti akan bangkit lagi dan ia akan berusaha menanamkan rasa perpecahan,kebengisan,tamak demi memuaskan ambisinya pada semua orang, aku mampu menyegelnya hanya beberapa tahun saja, saat segelnya lepas ia pasti akan kembali menghancurkan desa ini. Namun, Kelak Aslan putraku yang akan meneruskan perjuanganku yang belum selesai ini, iya yang akan membunuh Kapitania dan meyelamatkan desa dari ambisinya. Kuserahkan juga kepemimpinan desa padamu. Uhh aku bahagia sekali bisa mati seperti ini. Selamat tinggal Asan jagalah Aslan Mahkota Hidup Ku”.

Kepergian kakaknya membuat Asan merasa sedih dan ia akan menjaga tanggung jawab yang kakanya berikan. Demi menjaga desa, menjaga aslan dan melanjutkan kepemimpinan kakaknya sampai Aslan tumbuh menjadi dewasa dan menjadi pemimpin selanjutnya

“Bailklah, kakak tak akan kusia-siakan pengorbananmu itu, akan kujalankan semua pesan yang kau berikan kepadaku. Aku akan bertanggung jawab , demi mejaga desa dan demi mejaga putramu itu.

END

Lanjut ke Jilid 2 : “Kesanggupan”

No comments:

Post a Comment

Quotes

IF YOU CAN'T STAND THE FATIGUE OF STUDY, YOU WILL FEEL THE POIGNANT OF STUPIDITY -IMAM SYAFI'I-

Video of the Day

Contact us

Name

Email *

Message *